News

Uji Ketangguhan Gear Ultima dalam Ekspedisi Lintas Sulawesi

Yamaha GEAR ULTIMA berhasil menyelesaikan perjalanan lintas Sulawesi sejauh 2.740 kilometer melalui kegiatan bertajuk GEAR ULTIMATE RIDE Celebes Expedition 2026. Ekspedisi selama kurang lebih 20 hari tersebut menjadi ajang pembuktian performa, efisiensi bahan bakar, dan kepraktisan skutik 125 cc itu ketika digunakan menghadapi beragam kondisi jalan.

Dalam perjalanan ini, empat unit GEAR ULTIMA dengan pilihan warna terbaru melintasi empat provinsi, tujuh kota, dan 23 kabupaten. Rute ekspedisi membentang dari Sulawesi Selatan menuju Sulawesi Tengah, Gorontalo, hingga berakhir di Sulawesi Utara.

Para peserta tidak hanya berkendara di jalan perkotaan dan jalur antarkabupaten. Mereka juga melewati kawasan pegunungan, perbukitan, lembah, pesisir pantai, jalan berbatu, tanjakan terjal, tikungan tajam, hingga sejumlah jalur berlumpur. Variasi medan tersebut digunakan untuk menguji kemampuan GEAR ULTIMA dalam mendukung kebutuhan mobilitas jarak jauh.

Sebelumnya, Yamaha Indonesia juga telah menguji skutik tersebut melalui perjalanan Jakarta–Bali. Celebes Expedition 2026 kemudian menjadi tantangan berikutnya dengan jarak lebih panjang serta karakter medan yang lebih beragam.

Tiga Etape dengan Tantangan Jalan Berbeda

Perjalanan GEAR ULTIMATE RIDE Celebes Expedition 2026 dibagi menjadi tiga etape utama. Setiap bagian perjalanan memiliki karakteristik medan yang berbeda sehingga memberikan gambaran lebih luas mengenai kemampuan motor saat digunakan dalam berbagai situasi.

Etape pertama dimulai dari Makassar menuju Palu. Pada rute ini, peserta menghadapi jalur pegunungan yang dipenuhi tanjakan curam, permukaan jalan berbatu, serta sejumlah tikungan yang membutuhkan pengendalian motor secara tepat.

Etape kedua menghubungkan Palu dengan Gorontalo melalui kawasan pesisir timur Sulawesi. Peserta melintasi jalan antarkota dengan latar pantai dan bentang alam khas wilayah pesisir. Perjalanan jarak jauh pada etape ini juga menjadi pengujian terhadap kenyamanan berkendara dan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Sementara itu, etape terakhir berlangsung dari Gorontalo menuju Manado. Jalur tersebut memadukan medan pegunungan, perkotaan, kawasan wisata alam, dan sejumlah rute ekstrem. Seluruh rangkaian perjalanan dapat diselesaikan oleh para peserta menggunakan GEAR ULTIMA hingga mencapai garis akhir.

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, menjelaskan bahwa ekspedisi tersebut dirancang untuk memperlihatkan kemampuan nyata GEAR ULTIMA. Motor ini digunakan melintasi lereng gunung, jalur pesisir, jalan berbatu, dan rute dengan tikungan tajam selama hampir 20 hari perjalanan.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan seluruh tantangan tersebut memperkuat karakter GEAR ULTIMA sebagai skutik yang tangguh sekaligus cocok mendukung aktivitas keluarga muda dengan mobilitas tinggi.

Performa Diuji di Jalur Pegunungan dan Medan Ekstrem

Sejumlah destinasi di sepanjang perjalanan dipilih sebagai lokasi pengujian kemampuan GEAR ULTIMA. Salah satunya adalah jalur berbatu yang mengelilingi kawasan pegunungan dari Lembang Rano menuju Lembah Ollon.

Peserta juga melewati tikungan tajam dalam perjalanan menuju Lolai yang dikenal sebagai Negeri di Atas Awan. Tantangan lain ditemukan di tanjakan Bukit Salena dan kawasan Kebun Durian Alindau yang memiliki permukaan jalan tidak rata.

Memasuki rute menuju Desa Bambuan, rombongan harus menghadapi jalan berlumpur. Kondisi yang lebih menantang kembali ditemui saat perjalanan menuju Air Terjun Hulia Ilohuwa. Untuk mencapai lokasi tersebut, peserta harus melewati jalan berbatu dan menyeberangi aliran sungai.

GEAR ULTIMA mengandalkan mesin Blue Core Hybrid berkapasitas 125 cc untuk menyelesaikan rute tersebut. Dukungan rangka yang kokoh, pengendalian ringan, dan ukuran bodi proporsional membantu motor tetap mudah diarahkan ketika melewati jalan sempit maupun medan tidak rata.

Karakter mesin yang responsif juga dibutuhkan saat peserta melintasi tanjakan curam. Kemampuan tersebut membuat pengendara dapat mempertahankan momentum tanpa mengurangi kelincahan motor saat menghadapi perubahan kondisi jalan.

Kemampuan Membawa Muatan Turut Dibuktikan

Pengujian GEAR ULTIMA tidak berhenti pada perjalanan jarak jauh dan medan ekstrem. Skutik ini juga digunakan untuk membawa berbagai jenis muatan di sejumlah daerah yang dilewati rombongan.

Di Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap, Sulawesi Selatan, GEAR ULTIMA digunakan mengangkut gabah dengan bobot sekitar 100 hingga 200 kilogram. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi di Indonesia.

Pengangkutan muatan memanfaatkan handle belakang multiguna yang dirancang untuk membantu pengguna membawa barang. Tantangan berikutnya berlangsung di Desa Alindau, Sulawesi Tengah, ketika motor digunakan mengangkut durian dengan berat mencapai 100 kilogram.

Memasuki etape terakhir, kemampuan membawa beban kembali diuji di Pasar Tomohon. Pada kesempatan tersebut, GEAR ULTIMA membawa ikan tuna dengan bobot sekitar 60 kilogram.

Selain mendukung pengangkutan barang, ruang penyimpanan motor juga dimanfaatkan untuk membawa berbagai perlengkapan selama touring. GEAR ULTIMA memiliki kapasitas bagasi 18,6 liter yang dapat digunakan menyimpan kebutuhan berkendara agar tetap tertata dan mudah dijangkau.

Rangkaian pengujian ini menunjukkan bahwa aspek kepraktisan menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Celebes Expedition 2026. Motor tidak hanya digunakan sebagai kendaraan touring, tetapi juga disimulasikan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Konsumsi Bahan Bakar Tembus 60,98 Kilometer per Liter

Efisiensi bahan bakar turut menjadi salah satu fokus pengujian selama ekspedisi berlangsung. Hasil yang cukup menonjol dicatat pada etape Gorontalo–Manado ketika GEAR ULTIMA mampu menempuh jarak 311 kilometer dengan satu kali pengisian penuh.

Berdasarkan hasil pengujian tersebut, konsumsi bahan bakar terbaik motor mencapai 60,98 kilometer per liter. Angka itu diperoleh dalam kondisi rute yang beragam, termasuk saat melewati tanjakan menuju Kotamobagu dan jalur ekstrem menuju Air Terjun Hulia Ilohuwa.

Sementara itu, penghitungan pada keseluruhan etape menggunakan metode pengisian penuh ke pengisian penuh atau full to full mencatat konsumsi rata-rata sekitar 57,63 kilometer per liter. Hasil aktual dapat berbeda karena dipengaruhi kondisi jalan, beban yang dibawa, gaya berkendara, cuaca, dan situasi lalu lintas.

Salah satu peserta ekspedisi, Ariyanto, mengaku terkesan dengan kemampuan GEAR ULTIMA selama menempuh perjalanan dari Makassar hingga Manado. Menurutnya, fitur penyimpanan motor membantu peserta membawa perlengkapan touring dengan lebih praktis.

Ia juga merasakan respons mesin Blue Core Hybrid 125 cc ketika menghadapi tanjakan curam. Selain performanya, konsumsi bahan bakar dan kenyamanan motor tetap terasa baik meskipun digunakan berkendara lebih dari 550 kilometer pada rute Gorontalo menuju Manado.

Fitur dan Pilihan Warna Yamaha GEAR ULTIMA

GEAR ULTIMA diposisikan sebagai skutik multifungsi yang dirancang untuk menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Motor ini menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc yang menggabungkan tenaga responsif dengan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Dari sisi kepraktisan, skutik tersebut dilengkapi handle belakang multiguna, dua gantungan barang atau double hook, bagasi berkapasitas 18,6 liter, serta tangki bahan bakar berukuran 5,1 liter.

Beberapa teknologi pendukung juga tersedia, seperti panel instrumen digital, Stop & Start System, dan Smart Key System pada varian tertentu. Kelengkapan fitur dapat berbeda mengikuti tipe motor yang dipilih konsumen.

GEAR ULTIMA dipasarkan dalam tiga varian. Varian Hybrid tersedia dalam warna putih dan hitam. Varian Hybrid Solid menawarkan pilihan Solid Orange dan Solid Blue, sedangkan varian Hybrid Smart hadir dengan warna Magma Black serta Matte Blue.

Empat pilihan warna terbaru yang digunakan selama perjalanan turut menarik perhatian masyarakat di sejumlah daerah Sulawesi. Perpaduan desain, fitur praktis, performa mesin, dan efisiensi bahan bakar menjadi bagian dari karakter yang ditampilkan GEAR ULTIMA sepanjang ekspedisi sejauh 2.740 kilometer tersebut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close